Pengelolaan sumber daya manusia adalah merupakan aspek yang sangat penting dalam proses pendidikan secara umum. Oleh karena itu fungsi-fungsi dalam pengelolaan sumber daya manusia harus dilaksanakan secara optimal sehingga kebutuhan yang menyangkut tujuan individu, organisasi ataupun kelembagaan pendidikan dapat tercapai. Disamping itu dalam institusi pendidikan kejuruan maka dengan prosedur pengelolaan sumber daya manusia yang baik diharapkan kekurangan dan problem yang dihadapi oleh SMKN 2 Jiwan, yaitu yang terkait dengan SPMI dan Akreditasi Satuan Pendidikan dapat tercapai.

Manajemen pendidikan mempunyai pengertian kerja sama untuk mencapai tujuan pendidikan. Manajemen pendidikan adalah proses untuk mencapai tujuan pendidikan. Proses tersebut dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan.
• Fungsi perencanaan meliputi kegiatan menetapkan apa yang ingin dicapai, bagaimana cara mencapai tujuan, berapa lama , berapa orang yang dibutuhkan, berapa banyak biaya.
• Fungsi pengoranisasian diartikan sebagai proses pembagian kerja kepada orang-orang yang terlibat sesuai dengan kapasitas keahlian masing-masing dibidangnya
• Fungsi penggerakan adalah bagaimana menggerakkan orang-orang ( sumber daya ) untuk melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan
• Fungsi pengawasan adalah suatu usaha pemantauan atau monitoring apakah suatu kegiatan sudah berjalan sebagaimana mestinya sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Fungsi Actuating, peran manajer adalah berusaha membuat orang-orang yang dipimpinnya untuk bergerak merealisasikan tujuan yang telah direncanakan, meliputi penggerakan sumber daya manusia.

Pada dasarnya manajemen sumber daya manusia adalah suatu pendekatan terhadap manajemen manusia yang berdasarkan 3 prinsip yaitu :
Sumber daya manusia adalah harta yang paling penting yang dimiliki oleh suatu organisasi, sedangkan manajemen yang efektif adalah kunci keberhasilan organisasi tersebut.
Keberhasilan ini sangat mungkin dicapai jika peraturan atau kebijaksanaan dan prosedur bertalian dengan manusia dari lembaga tersebut saling berhubungan dan memberikan sumbangan terhadap pencapaian tujuan lembaga dan perencanaan startegis.
Kultur didalam suatu lembaga harus ditegakkan dari upaya yang terus menerus mulai dari puncak, sangat diperlukan agar kultur tersebut dapat diterima dan dipatuhi semua elemen pendidikan.

Yang terkait dalam manajemen sumber daya manusia dalam lembaga pendidikan antara lain, Guru,siswa, kepala sekolah, komite, dan tenaga kependidikan lainnya yang berkontribusi dalam kemajuan suatu lembaga pendidikan Sebagai kepala sekolah, kepemimpinan sangat diperlukan, dengan kepemimpinan akan melahirkan fungsi pengembangan untuk meningkatkan ketrampilan mereka melalui pendidikan dan pelatihan yang sudah dijabarkan dibagian atas. Selain itu ada fungsi integrasi untuk mempersatukan kepentingan tenaga kependidikan dan kepentingan suatu organisasi, sehingga tercipta suasana kegiatanyang baik dan saling menguntungkan. Penilaian prestasi kerja adalah proses melalui mana organisasi-organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja pendidik dan tenaga kependidikan.

PESERTA DIDIK
Terkait dengan peserta didik, manajemen menunjuk pada pekerjaan-pekerjaan atau kegiatan-kegiatan pencatatan siswa sejak proses penerimaan smapai ssat siswa meninggalkan sekolah karena tamat ( lulus ) dari lembaga pendidikan tersebut

TENAGA KEPENDIDIKAN ( Personel Sekolah )
Pada prinsipnya yang dimaksud personal adalah orang-orang yang melaksanakan suatu tugas untuk mencapai tujuan. Dalam hal ini disekolah dibatasi dan disebut dnegan pegawai. Karena itu personel disekolah tentu saja meliputi unsur Guru sebagai tenaga pendidik ( edukatif ) dan unsur karyawan sebagai tenaga administratif. Secara terperinci dapat disebutkan keseluruhan personel sekolah adalah : kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha dan pesuruh atau penjaga sekolah. Kepala sekolah wajib mendayagunakan seluruh personel secara efektif dan efisein agar tujuan penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut tercapai dengan optimal. Pendayagunaan ini ditempuh dengan jalan memberikan tugas-tugas jabatan sesuai dengan kemampuan dan kewenangan masing-masing individu.

GURU
Terkait dengan guru, pada umumnya tugas guru adalah mendidik dan mengajar. Tetapi agar tugas tersebut mampu mencapai tujuannya yakni tujuan pendidikan , guru harus melibatkan diri dalam masalah manajemen. Dalam hubungannya dengan manajemen pendidikan inilah guru berfungsi sebagai manajer. Tugas dan tanggung jawab guru sebagai manajer adalah : – Menguasai program pengajaran – Menyusun program kegiatan mengajar – Menyusun model satuan pelajaran dan pembagian waktu – Melaksanakan tata usaha kelas antara lain pencatatan data murid Tugas guru sangat kompleks, sehingga guru harus dituntut untuk berpatisipasi dalam manajemen pendidikan di sekolah.

KEPALA SEKOLAH
Salah satu sudut pandangan terhadap manajemen menurut Kur : 1975 adalah manajemen ditinjau dari kepemimpinan ( leadership ), dan harus dimiliki oleh kepaa sekolah , yang merupakan salah satu dari sumber daya manusia( Man ) dalam dunia lembaga pendidikan. Sebagai pemimpin lembaga pendidikan menunjukkan bahwa keberhasilan tugas-tugas manajemen pendidikan di sekolah banyak bergantung pada pemimpinnya. Karena itu kepala sekolah sebagai seseorang yang bertugas membina lembaganya agar berhasil mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan harus mampu mnegarahkan dan mengkoordinasi segala kegiatan. Oleh karena itu kepala sekolah sebagai supervisor sekaligus pemimpin harus memilih penggunaan manajemen pendidikan yang demokratis, menerima banyak saran-saran yang berharga dari anggota-anggotanya.